Tugas Pertemuan 5 : Topologi Jaringan
Nama : Syifania Salma Muazzarah
NIM : 19190042
Pengertian Topologi Jaringan
Topologi Jaringan Komputer adalah suatu metode atau cara yang digunakan agar dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya.Struktur atau jaringan yang digunakan untuk saling menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya bisa dengan menggunakan kabel ataupun nirkabel (tanpa kabel).
Jenis-jenis Topologi Jaringan
1. Topologi Ring
Topologi Ring merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk bisa menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin.Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card supaya masing-masing komputer terkoneksi.
Cara Kerja Topolgi Ring :
- Masing-masing node pada sentral terdapat penguat sinyal di kedua sisinya.Dengan begitu, maka setiap perangkat akan saling menguatkan sinyal.
- Proses penerimaan dan penerusan sinyal dibantu oleh sebuah token.Alat bernama token ini juga berfungsi sebagai pengantar data ketika dibutuhkan oleh sebuah node.
Kelebihan Topologi Ring :
- Biaya instalasinya sangat murah
- Performa koneksi yang cukup baik
- Proses Instalasi dan konfigurasi yang cukup mudah
- Implementasinya sangat mudah dilakukan.
Kekurangan Topologi Ring :
- Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung sangat rumit
- Pada jaringan ini tabrakan arus arus datanya sangat rentan terjadi
- Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi mengalami masalah.
2. Topologi Bus
Topologi Bus adalah salah satu topologi jaringan yang lebih sederhana.Pada umumnya topologi jaringan ini dapat dilakukan pada instalasi jaringan berbasis kabel coaxial.Topologi bus ini memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan yaitu BNC, Terminator, TBNC.
Cara Kerja Topologi Bus :
- Setiap perangkat komputer terhubung dengan kabel utama (backbone) dimana masing-masing komputer dapat saling berkirim dan menerima paket data.
- Proses pengiriman paket data antar komputer hanya dapat dilakukan ketika kabel utama dalam keadaan bebas dimana komputer lain sedang tidak melakukan pertukaran data.
- Pengiriman data dari suatu komputer ke komputer lainnya dilakukan dengan menggunakan sinyal yang tersebar di kabel jaringan. hanya komputer dengan IP atau alamat MAC yang sama dengan yang dituju yang akan menerima sinyal.
Kelebihan Topologi Bus :
- Kemudahan dalam penambahan suatu client atau workstation baru
- Mudah digunakan serta sangat sederhana
- Biaya instalasi sangat murah karena kabel yang digunakan sedikit.
Kekurangan Topologi Bus :
- Sering terjadi tabrakan pada arus data
- Proses pengiriman dan penerimaan data yang kurang efesien
- Topologi bus yang lama sulit untuk bisa dikembangkan
- Jika ada masalah pada kabel misalnya terputus, maka komputer workstation ini akan
terganggu.
3. Topologi Star
Topologi Star atau disebut dengan topologi bintang adalah salah satu topologi jaringan berbentuk bintang, dimana pada umumnya memeakai hub atau switch untuk koneksi antar client.Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena mempunyai banyak kelebihan.
Cara Kerja Topologi Star :
- Beberapa jaringan komputer terhubung dengan pusat (hub atau switch) dimana jaringan pusat tersebut berfungsi sewbagai server sentral.
- Perangkat pusat hub atau switch akan menyimpan daftar Content Addressable Memory (CAM) pada memorinya. CAM akan menyimpan semua alamat perangkat komputer yang terhubung dengan switch.
Kelebihan topologi star :
- Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client mengalami masalah
- Tingkat keamanan suatu data pada topologi ini cukrp baik
- User lebih mudah untuk mendeteksi masalah pada jaringan
- Lebih Fleksibel
Kekurangan Topologi star :
- Topologi ini terhitung mahal karena bisa menggunakan cukup banyak kabel
- Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch sedang mengalami masalah
- Topologi star ini sangat tergantung pada terminal pusat
4. Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan untuk rate yang sangat banyak jaringan pada topologi ini menggunakan kabel sehingga proses dalam pengiriman data menjadi lebih sepat tanpa melalui hub atau switch.
Cara Kerja Topologi Mesh :
- Setiap node dalam jaringan komputer terhubung secara langsung ke node yang dituju dengan menggunakan kabel.
- Proses transfer data antar perangkat komputer berlangsung lebih cepat karena terhubung langsung dengan menggunakan kabel.
Kelebihan topologi mesh :
- Bandwith limit nya bisa cukup besar
- Security data pada topologi jaringan ini sangat baik
- Tidak terjadi tabrakan arus data jalur pengiriman data yang sangat banyak.
Kekurangan topologi mesh :
- Kabel yang dibutuhkan jumlahnya sangat banyak
- Biaya instalasi topologi mesh ini sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
- Instalasi nya juga sangat rumit.
5. Topologi Tree
Topologi Tree atau topologi pohon merupakan suatu hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star.Topologi tree ini pada umumnya di pakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda.
Jenis topologi jaringan ini memiliki karakteristik khusus, yaitu adanya kabel utama sebagai penghubung beberapa hub pada jaringan star, memiliki hirarki, dan memiliki hub sebagai server pusat yang mengatur arus data.
Kelebihan Topologi Tree :
- Dapat dan mudah dikembangkan menjadi suatu topologi jaringan yang lebih luas
- Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan sebuah data menjadi lebih mudah
Kekurangan Topologi Tree :
- Topologi tree ini memiliki kinerja jaringan yang lambat
- Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya instalasinya menjadi lebih mahal
- Kabel backbone ini merupakan sentral dari topologi ini
- Bila komputer bagian atas sedang mengalami masalah, maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah.
6. Topologi Peer to Peer
Topologi peer to peer adalah salah satu topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi peer to peer ini memakai salah satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagi data.
Jenis topologi ini adalah yang paling sederhana karena hanya menghubungkan dua buah perangkat komputer tanpa adanya server khusus.
Kelebihan Topologi Peer to Peer :
- Biaya instalasi yang sangat murah
- Proses instalasi yang mudah
- Setiap komputer dapat berperan sebagai suatu server atau client.
Kekurangan Topologi Peer to Peer :
- Topologi ini sangat sulit untuk dikembangkan
- Security dalam topologi ini juga sering bermasalah
- Proses troubleshooting ini ternasuk rumit.
7. Topologi Linier
Topologi linier atau sering disebut juga dengan topologi bus berturut. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai suatu konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.
Karakteristik khusus pada jenis topologi ini adalah penggunaan konektor BNC dan kabel RJ 58 dimana skema jaringannya mirip seperti topologi bus.
Kelebihan Topologi linier :
- Mudah untuk dikembangkan
- Penggunaan kabel sedikit
- Tata letak pada topologi linier sederhana dan mudah
- Topologi ini tidak membutuhkan suatu kendali sentral.
Kekurangan Topologi linier :
- Kepadatan trafik data yang cukup tinggi
- Security data yang tidak terjamin.
8. Topologi Hybrid
Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berbeda dan dapat membentuk jaringan baru.Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk suatu topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid :
- Topologi ini sifatnya yaitu fleksibel
- Penambahan suatu koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah.
Kekurangan topologi Hybrid :
- Proses instalasi dan pengaturannya yang cukup rumit
- Manajemen pada topologi hybrid ini sangat sulit dilakukan
- Biaya untuk membuat sebuah topologi ini cukup mahal.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar